BANGGAR DPRD Laporkan Hasil Pembahasan RANPERDA APBD T.A. 2020

(Foto: Anggota BANGGAR, Ahmad H. Muktar, A. Md, membacakan laporan Hasil Pembahasan BANGGAR DPRD atas RANPERDA APBD Kabupaten Flores Timur Tahun Anggaran 2020)

Setwanflotim. Badan Anggaran (BANGGAR) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Flores Timur laporkan hasil pembahasan BANGGAR DPRD atas RANPERDA APBD Kabupaten Flores Timur Tahun Anggaran 2020, Jumat (28/11/2019). Laporan tersebut disampaikan dalam forum Paripurna VIII yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur, Robertus Rebon Kereta, S. Pd, bertempat di ruang sidang utama gedung Balai Gelekat Lewotana, Jumat malam waktu setempat.

Hadir dalam forum tersebut, anggota BANGGAR DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), anggota DPRD, serta Pimpinan OPD lingkup Pemerintahan Kabupaten Flores Timur.

BANGGAR DPRD Kabupaten Flores Timur, dalam laporan yang dibacakan anggota BANGGAR, Ahmad H. Muktar, A. Md, menyampaikan terima kasih dan penghargaan mendalam kepada Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur yang telah mengajukan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2020. Ucapan terima kasih disampaikan juga kepada Sekretaris Daerah, para Asisten dan Pimpinan OPD bersama staf, serta Sekretaris DPRD dan jajaran staf atas segala bentuk dukungan selama proses Pembahasan RAPBD T.A. 2020.

Pada kesempatan yang sama, BANGGAR DPRD menekankan bahwa segala dinamika yang berkembang selama pembahasan merupakan pelajaran berharga untuk saling bertukar pandangan dan beradu argumentasi. Cara pandang mungkin berbeda, tetapi tujuannya sama yakni membangun desa menata kota menuju Flores Timur yang sejahtera.

BANGGAR DPRD dalam laporannya menyebutkan, laporan BANGGAR terbagi dalam dua bagian besar yakni terkait Anggaran dan Program Kegiatan. Struktur Rancangan Anggaran dan Belanja Daerah Kabupaten Flores Timur Tahun Anggaran 2020 meliputi: Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan.

Terhadap target pendapatan yang bersumber dari PAD, BANGGAR DPRD mengingatkan pemerintah untuk memaksimalkan segala sumber daya yang dimiliki untuk merealisasikan bahkan melampaui target yang ditetapkan. Terhadap belanja, beberapa kegiatan dengan pertimbangan tertentu terpaksa ditangguhkan khususnya Pembangunan Jaringan Air Ile Boleng.

BANGGAR DPRD menyarankan, perlu ada persiapan baik aspek teknis maupun sosio cultural, sehingga jika dianggarkan kembali pada tahun anggaran berikutnya dapat berjalan baik dan hasilnya dinikmati masyarakat. Selanjutnya, terhadap paket pekerjaan yang dialokasikan dari pengalihan anggaran tersebut yang dianggap urgent agar diselesaikan dengan baik dan bermanfaat.

Terkait pembiayaan, pengeluaran pembiayaan untuk penyertaan modal ke PDAM, BPR Bina Usaha Dana maupun Bank NTT, BANGGAR DPRD meminta PDAM meningkatkan pelayanan air minum kepada masyarakat, serta kemudahan pemberian kredit bagi wirausahawan oleh pihak bank, sebab aspek ini semakin memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD.

Terhadap program kegiatan, BANGGAR DPRD menyadari keterbatasan pendapatan menyebabkan beberapa program tidak terakomodir pada RAPBD Tahun Anggaran 2020. Untuk itu diharapkan menjadi prioritas pada penetapan anggaran tahun 2021 mendatang. Selanjutnya, beberapa poin yang menjadi komitmen bersama pada tahun 2020 agar direalisasikan demi kesejahteraan masyarakat Flores Timur.

Paripurna ditutup dengan acara penyerahan bahan kepada fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Flores Timur untuk dibahas dalam rapat fraksi untuk menentukan kata putus fraksi.