DPRD Kab. Flores Timur Gelar Rapat Dengar Pendapat bersama Gerakan Intelektual Muda Indonesia Timur (GIMIT)

SetwanFlotim. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Flores Timur menggelar rapat dengar pendapat dengan Gerakan Intelektual Muda Indonesia Timur (GIMIT), Selasa, 29 Oktober 2019. Rapat gelar pendapat ini dilakukan untuk menyikapi aspirasi GIMIT terkait anjloknya harga kopra yang dialami petani kopra di Kabupaten Flores Timur.

Gerakan Intelektual Muda Indonesia Timur (GIMIT), melalui Ketua Umum, Gawi Yaur dan Koordinator Aksi, Rifais Sabon, menyampaikan beberapa tuntutan antara lain mendesak pemerintah untuk mengahadirkan solusi terkait anjloknya harga kopra yang dialami masyarakat Flores Timur, serta mendesak pemerintah berkomunikasi dengan kementerian terkait untuk merespon persoalan ini.

Menyikapi aspirasi Gerakan Intelektual Muda Indonesia Timur (GIMIT) ini, Lembaga DPRD Kab. Flores Timur memberikan apresiasi terhadap ide dan masukan GIMIT demi kemajuan Lewotana Flores Timur. Lembaga DPRD  akan menindaklanjuti aspriasi ini dengan menghadirkan pemerintah kabupaten untuk mendalami pemikiran-pemikiran dari GIMIT, demikian ujar Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur, Robertus Rebon Kereta, S.Pd.

Lebih lanjut, DPRD secara kelembagaan memberikan tiga rekomendasi yaitu: Pertama, merekomendasikan mitra Komisi C dan Komisi B untuk membicarakan persoalan ini secara tuntas. Kedua, merekomendasikan kepada pemerintah untuk menindaklanjuti aspirasi dengan membangun komunikasi lintas sektoral untuk mengatasi persoalan ini. Terakhir, merekomendasikan secara kelembagaan kepada bapemperda DPRD Kab. Flores Timur untuk secepatnya merumuskan sebuah perda, diharapkan perda inisiatif DPRD, untuk menidaklanjuti  persoalan yang disampaikan hari ini.