Paripurna XV: Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang Pertama DPRD Kabupaten Flores Timur Tahun 2019

Setwanflotim. Masa Persidangan I Tahun Sidang Pertama DPRD Kabupaten Flores Timur Tahun 2019 secara resmi ditutup melalui agenda Paripurna XV. Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur, Robertus Rebon Kereta, S. Pd, bertempat di ruang sidang utama gedung Bale Gelekat Lewotana, Rabu (18/12/2019).

Hadir dalam Paripurna XV, Bupati Flores Timur, Antonius H. Gege Hadjon, ST, Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, SH, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Flores Timur, Yosep Paron Kabon Kabon, ST, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Flores Timur, Matias Werong Enay, Sekda Kabupaten Flores Timur, Paulus Igo Geroda, S. Sos.,M. AP, Jajaran FORKOMPIMDA, Ketua Pengadilan Negeri Larantuka, serta Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur.

Hadir pula Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Flores Timur bersama jajaran staf, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Pimpinan Partai Politik serta awak media.

Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur dalam sambutannya menyebutkan, Masa Persidangan I Tahun Sidang Pertama bagi Anggota DPRD sekarang merupakan Masa Sidang yang Istimewa karena Masa Persidangan ini diawali dengan Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur Periode 2019-2024.

Anggota DPRD dalam mengemban tugas memperjuangkan aspirasi mayarakat tentunya harus terus berdinamika dalam konteks berpemerintahan. DPRD yang adalah unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah bersama Kepala Daerah berdasarkan Peraturan Perundangan yang berlaku,  mempunyai kedudukan yang  sama. Yang berbeda adalah peran yang diwujudkan dalam tugas dan fungsi masing- masing.

Dengan demikian maka yang perlu diselaraskan  adalah  kesamaan pemahaman terhadap persoalan-persoalan yang berkembang untuk mencari solusi yang tepat dengan visi yang sama yakni “Flores Timur Sejahtera Dalam Bingkai Desa Membangun Kota Menata”, ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur juga menjelaskan, adanya perubahan regulasi yang terus terjadi, maka Masa Persidangan I lebih diarahkan untuk menyelesaikan beberapa perangkat/ piranti aturan yang dijadikan dasar agar Dewan dapat berfungsi maksimal yakni antara lain Penetapan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD; Peraturan DPRD tentang Kode Etik DPRD dan Peraturan DPRD tentang Tata Beracara Badan Kehormatan DPRD.

Disamping itu, Pengambilan Sumpah Janji Pimpinan DPRD, pembentukan Fraksi-fraksi DPRD dan Alat Kelengkapan DPRD yakni : Komisi, Badan Pembentuk Peraturan Daerah, Badan Musyawarah, Badan Anggaran dan Badan Kehormatan. Semuanya dapat dituntaskan termasuk menetapkan Pimpinan Alat Kelengkapannya.

Berdasarkan Peraturan Perundangan yang berlaku, DPRD bersama Pemerintah telah mengagendakan beberapa materi penting dalam masa persidangan ini antara lain Pembahasan KUA PPAS Tahun Anggaran 2020, Pembahasan Ranperda APBD Kabupaten Flores Timur Tahun Anggaran 2020 serta 2 (Dua) Ranperda Usul Pemerintah Kabupaten Flores Timur.

Selain itu, beberapa kegiatan internal juga telah dilaksanakan lembaga DPRD antara lain; Orientasi/pembekalan tugas Anggota DPRD serta pendalaman tugas dalam bentuk Bimbingan Teknis, Rapat Kerja Komisi bersama mitra; Kunjungan Kerja baik di lingkup instansi Pemerintah tingkat Kabupaten maupun di tingkat Kecamatan dan Desa; Pemantauan terhadap beberapa proyek Pemerintah di sejumlah lokasi serta koordinasi dan konsultasi dengan pihak Kementerian di tingkat pusat.

Lebih lanjut Beliau menjelaskan, dalam perjalanan masa persidangan ini, lembaga DPRD juga menerima penyampaian aspirasi masyarakat dari kelompok masyarakat. Hal tersebut  merupakan bagian dari konteks pengawasan masyarakat dan lebih dari itu kecintaannya mereka terhadap daerah ini untuk selanjutnya dapat ditelaah secara baik.

Pada kesempatan ini, DPRD  menyampaikan beberapa hal untuk menjadi perhatian bersama pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan serta pembinaan dan pemberdayaan  kemasyarakatan kedepan. Hal tersebut antara lain, beberapa persoalan yang perlu didalami dan ditindaklanjuti yakni Air minum Ile Boleng, Rumah Sakit Adonara, Persiapan sebagai Tuan Rumah Eltari Memorial Cup (ETMC) di Tahun 2021, implementasi Ranperda APBD 2020, peningkatan pelayanan publik, serta sosialisasi Ranperda kepada masyarakat agar diketahui dan diimplementasikan.

Mengakhiri sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur menyampaikan permohonan maaf, sebab semua aspirasi yang diperjuangkan dalam forum di Bale Gelekat ada yang belum terakomodir, baik karena kemampuan keuangan daerah maupun  regulasi yang harus ditaati. Terima kasih disampaikan kepada seluruh Anggota DPRD atas segala perhatian, cermatan, kedisiplinan, usul saran dan kritik, walaupun berbeda pandangan tetapi akhirnya tetap satu dalam gerak dan langkah.

Kepada Pemerintah Daerah, Bupati dan Wakil Bupati bersama seluruh jajaran Eksekutif Kabupaten Flores Timur, Lembaga DPRD menyampaikan terima kasih atas kerjasama, ketekunan serta kesabaran dalam keseluruhan tahapan agenda masa persidangan sejak dari awal sampai akhir hingga menghasilkan keputusan penting bagi kemajuan daerah ini. Walaupun diawali dari sebuah pergumulan, perdebatan beda pandang dan lain- lain namun akhirnya dapat disepakati karena niat yang sama yaitu membangun Flores Timur yang lebih baik.

Secara khusus, terima kasih disampaikan kepada Forkompimda atas kerjasama dan kerja kerasnya sehingga berbagai gejolak yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan dapat diredam dan diselesaikan sesuai ketentuan aturan yang berlaku.

Sebagai penutup, DPRD menyampaikan terima kasih kepada Sekretaris DPRD dan Jajaran Staf yang tiada henti memberikan dukungan dan fasilitasi selama Masa Persidangan I ini berlangsung. Demikian sambutan Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur dalam Paripurna XV.