PEMBUKAAN MASA PERSIDANGAN I TAHUN SIDANG KEDUA DPRD KABUPATEN FLORES TIMUR TAHUN 2020

Humas-SetwanFlotim. DPRD Kabupaten Flores Timur gelar Paripurna I dalam rangka Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang Kedua DPRD Kabupaten Flores Timur Tahun 2020, Kamis (03/09/2020).

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur, Robertus Rebon Kereta, S. Pd. Hadir dalam Paripurna, Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, SH, Wakil Ketua DPRD, Yosep Paron Kabon, ST, Sekda Paulus Igo Geroda, S. Sos, M.AP, Anggota-Anggota DPRD, serta Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Flores Timur.

Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur dalam sambutannya mengatakan, DPRD Kabupaten Flores Timur telah melewati Tahun Sidang Pertama dan sekarang memasuki Tahun Sidang Kedua. Ini berarti sudah banyak hal yang dikerjakan lembaga, baik dalam agenda persidangan yang bersifat rutin maupun penyelesaian persoalan-persoalan sosial kemasyarakatan.

Menyinggung persoalan anak muda yang direkrut oleh LKPD Bali untuk rencana magang ke Jepang maupun kuliah sambil kerja di Taiwan, beliau mengajak semua pihak untuk mencari solusi demi mengatasi persoalan yang dihadapi dengan mentaati ketentuan peraturan yang berlaku. Hal ini menjadi pembelajaran bersama dalam konteks membangun kerjasama di bidang apapun dengan para pihak di waktu-waktu mendatang.

Lebih lanjut beliau mengungkapkan, “dipenghujung  Masa Sidang II, anggota-anggota DPRD telah melakukan reses di daerah pemilihan masing-masing. Semoga pada masa reses kemarin, anggota-anggota DPRD mampu menjaring dan manampung aspirasi yang diusulkan masyarakat.Reses merupakan momentum mengawal program pemerintah guna mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian diharapkan, usulan reses tidak hanya ditampung, melainkan diwujudkan sebagai bentuk respon atas kebutuhan urgen masyarakat, tegasnya.

Beberapa agenda persidangan sudah dijadwalkan pada Masa Sidang I Tahun Sidang Kedua diantaranya, pembahasan terkait Ranperda usulan pemerintah, pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) & Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun 2020 dan Pembahasan tentang  Kebijakan Umum Anggaran (KUA) & Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun 2021.

Terkait pembahasan APBD Tahun 2021, Lembaga mengajak Pemerintah Daerah untuk bersama-sama mencermati dan mendalami dengan seksama setiap proses pembahasan agar mampu menempatkan makna dan esensi agenda ini sebagai prioritas karena keterikatan yang erat dengan kepentingan masyarakat Flores Timur.

Hal-hal penting yang perlu dicermati adalah bagaimana kedua lembaga mampu melakukan evaluasi secara komprehensif serta analisa secara detail agar seluruh anggaran yang diproyeksikan baik dalam sisa waktu tahun 2020 maupun pada tahun 2021benar-benar menyentuh kebutuhan hakiki masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Bupati Flores Timur dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Flores Timur menjelaskan, pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 bersamaan dengan masa pandemi Covid-19 sehingga banyak target dan capaian yang ditetapkan dalam APBD 2020 tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini disebabkan oleh adanya kebijakan refocusing anggaran secara nasional untuk penangan Covid-19. Besar harapan semoga dengan sisa waktu yang ada, program & kegiatan dalam APBD 2020 dapat dilaksanakan secara optimal demi target yang sudah ditetapkan.

Terkait KUA PPAS APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020, KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2021, Pembahasan dan Penetapan  Perda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 dan Pembahasan dan Penetapan  Perda APBD Tahun Anggaran 2020, Bupati Flores Timur mengharapkan, semoga dalam waktu tiga bulan ini dapat dimanfaatkan secara baik sehingga pada waktunya dalam tugas dan tanggungjawab masing-masing dapat diselesaikan sesuai limit waktu yang ditetapkan peraturan perundang-undangan.

Diakhir sambutan, Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pimpinan dan segenap Anggota DPRD yang telah mencurahkan tenaga, waktu, dan pemikiran dalam menjalankan rangkaian persidangan yang telah dilalui. “Besar harapan, semoga saran serta masukan masyarakat yang disampaikan pada masa reses kemarin dapat menjadi masukan berharga sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam pembangunan di daerah”, ungkapnya.