Kunjungan Kerja Komisi-C DPRD Kab. Flores Timur ke RSUD Hendrikus Fernandez

Setwanflotim. Komisi C DPRD Kabupaten Flores Timur kunjungi RSUD Hendrikus Fernandez Larantuka, Selasa, 29 Oktober 2019. Kunjungan kerja ini dilakukan untuk merespon beberapa persoalan yang terjadi pada RSUD Hendrikus Fernandez dan berimbas pada kurang maksimalnya pelayanan terhadap masyarakat.

Ada tiga (3) poin yang menjadi fokus Komisi C DPRD Kabupaten Flores Timur dalam kunjungan kerja ke RSUD Hendrikus Fernandez. Poin-poin tersebut yaitu Sumber Daya Manusia (SDM), Fasilitas Rumah Sakit, serta hal-hal umum yang berkaitan langsung dengan pelayanan terhadap masyarakat. Hal ini menjadi panduan bagi Komisi C DPRD Kabupaten Flores Timur untuk menggali dan memahami persoalan yang terjadi pada rumah sakit milik pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur tersebut.

Dalam kesempatan ini, DPRD Kabupaten Flores Timur melalui Komisi C, membuka ruang dialog untuk menampung aspirasi pihak pengelola RSUD Hendrikus Fernandez. Banyak persoalan dan hambatan-hambatan disampaikan oleh manajemen RSUD kepada Komisi C DPRD Kabupaten Flores Timur melalui ruang diskusi tersebut.

Menanggapi persoalan yang disampaikan, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Flores Timur, Ignasius Boli Uran, S. Fil beserta anggota Komisi C berjanji untuk memfasilitasi dan mendorong pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur untuk secepatnya mengambil langkah-langkah konkret demi menyelesaikan persoalan ini.

 

DPRD Kab. Flores Timur Gelar Rapat Dengar Pendapat bersama Gerakan Intelektual Muda Indonesia Timur (GIMIT)

SetwanFlotim. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Flores Timur menggelar rapat dengar pendapat dengan Gerakan Intelektual Muda Indonesia Timur (GIMIT), Selasa, 29 Oktober 2019. Rapat gelar pendapat ini dilakukan untuk menyikapi aspirasi GIMIT terkait anjloknya harga kopra yang dialami petani kopra di Kabupaten Flores Timur.

Gerakan Intelektual Muda Indonesia Timur (GIMIT), melalui Ketua Umum, Gawi Yaur dan Koordinator Aksi, Rifais Sabon, menyampaikan beberapa tuntutan antara lain mendesak pemerintah untuk mengahadirkan solusi terkait anjloknya harga kopra yang dialami masyarakat Flores Timur, serta mendesak pemerintah berkomunikasi dengan kementerian terkait untuk merespon persoalan ini.

Menyikapi aspirasi Gerakan Intelektual Muda Indonesia Timur (GIMIT) ini, Lembaga DPRD Kab. Flores Timur memberikan apresiasi terhadap ide dan masukan GIMIT demi kemajuan Lewotana Flores Timur. Lembaga DPRD  akan menindaklanjuti aspriasi ini dengan menghadirkan pemerintah kabupaten untuk mendalami pemikiran-pemikiran dari GIMIT, demikian ujar Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur, Robertus Rebon Kereta, S.Pd.

Lebih lanjut, DPRD secara kelembagaan memberikan tiga rekomendasi yaitu: Pertama, merekomendasikan mitra Komisi C dan Komisi B untuk membicarakan persoalan ini secara tuntas. Kedua, merekomendasikan kepada pemerintah untuk menindaklanjuti aspirasi dengan membangun komunikasi lintas sektoral untuk mengatasi persoalan ini. Terakhir, merekomendasikan secara kelembagaan kepada bapemperda DPRD Kab. Flores Timur untuk secepatnya merumuskan sebuah perda, diharapkan perda inisiatif DPRD, untuk menidaklanjuti  persoalan yang disampaikan hari ini.

PIMPINAN BARU, RASA BARU

Pesan Politik dari Gedung Bale Gelekat

Geliat politik dalam skala Nasional umumnya dan tingkat daerah khususnya terus-menerus dibayangi dinamika elektoral yang tumbuh dari medan kuasa para politisi. Tidak heran jika akhir-akhir ini isu sosio-politis jadi trandding topic di berbagai rubrik media sosial baik cetak maupun daring. Perang kepentingan dan labelisasi politik partisan bahkan jadi buah bibir khalayak. Kendati demikian, politik sejatinya sulit menemui ruang harmoni untuk melegalkan segala cara dan kebijakan secara etis. Politik tidak lain adalah judi soal kepentingan. Soal siapa mendapat apa.

Situasi politik seperti ini tengah santer dan terus mengeluarkan taji baru dan berhasil memantik nalar publik. Pengaruh dan dampak politik masuk dan memengaruhi massa mulai dari level pusat hingga daerah.

Di balik dinamika politik demikian, masyarakat pada semua lapisan berharap ada suasana baru, ada gebrakan politik kekinian yang mampu membawa sukacita sosial di tengah tendensi politik yang  meninggalkan seribu tanya pada benak publik.

Masyarakat akar rumput misalnya, punya mimpi besar agar mulai dari Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD mampu menerjemahkan aspirasi mereka dalam kinerja yang konkret dan bersentuhan langsung dengan situasi-situasi batas kehidupan mereka.

Pascapelantikan 30 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Flores Timur pada Senin (9/9) nuansa politik dari balik Gedung Bale Gelekat Lewotana mendandak menuai harapan. Hal posistif tampak dari optimisme, konsistensi, dan visi-misi Anggota DPRD Kabupaten Flotim yang ingin menjadikan disiplin sebagai kompas utama menuju realisasinya kinerja yang diemban selama lima tahun.

Fakta politik ini ibarat api yang memancarkan nyala baru dan membakar seluruh tekad dan kehendak ketigapuluh Anggota DPRD.

Situasi penuh harapan ini tidak hanya mangkir sesaat pascapelantikan tanggal 09 September 2019 namun berlanjut hingga Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Flores Timur Masa Jabatan 2019-2024 yang berlangsung pada Rabu (02/10) di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Flores Timur.

Upacara Pengucapan Sumpah/Janji ini berdasarkan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor: Pem.172.1/II/373/IX/2019, tanggal 26 September 2019 Tentang Peresmian Pengangkatan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Flores Timur Masa Jabatan 2019-2024.

Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji ini dimulai sekitar pkl.09.30 Wita-selesai. Dihadiri Bupati Flores Timur, Antonius H.Gege Hadjon, ST, Wakil Bupati Flotim, Agustinus Payong Boli, SH, Jajaran Forkopimda Kabupaten Flotim serta pihak keluarga dari ketiga pimpinan definitf yang dilantik.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur, ketiga pimpinan yang mengambil sumpah/janji yakni: Robertus Rebon Kereta, S.Pd (Ketua); Yoseph Paron Kabon, ST (Wakil Ketua); Matias Werong Enay (Wakil Ketua).

Upacara Pengucapan Sumpah/Janji dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Larantuka, Rightmen M.S Situmorang, SH.MH.

(Setwan Dok: Ketua Pengadilan Negeri Larantuka tengah mengambil sumpah/janji atas tiga pimpinan DPRD Kab. Flotim Periode 2019-2024)

Prosesi pelantikan berjalan lancar dan khikdmat. Ketua DPRD Kabupaten Flotim Periode 2019-2024 yang baru dilantik, Robertus Rebon Kereta, S.Pd dalam sambutan perdananya menyampaikan harapan kepada rekan-rekan Anggota DPRD untuk tetap solid dalam menyatukan persepsi dalam mengambil segala kebijakan demi kesejahteraan masyarakat Flotim dalam bingkai Desa Membangun, Kota Menata.

Harapan sebagaimana diamanatkan Pimpinan definitif juga menjadi wakil harapan seluruh masyarakat Flotim kiranya Pimpinan Baru bisa menawarkan rasa baru. Ada pesan politik yang sejatinya dikabarkan dari balik Gedung Bale Gelekat. Bahwa politik Flotim tidak membutuhkan tipikal politisi yang hanya memrioritas kebijakan balas budi. Bahwa pesan politik yang diserukan dalam momentum ini adalah bahwa politik Flotim tidak menghendaki adanya ruang politik partisan.

Sementara Bupati Flotim, Antonius H.Gege Hadjon, ST dalam sambutannya menyentil soal esensi sejarah yang menyatukan lembaga eksekutif dan legislatif dalam sejarah perjalanan Flores Timur sebagai sebuah wilayah administratif pemerintahan.

Selain itu, Bupati Flotim juga menaruh harapan besar kepada lembaga terhormat agar melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(Setwan Dok: Bupati Flotim, Antonius H.Gege Hadjon, ST tengah membcakan Pidato dalam Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Kab. Flotim Masa Jabatan 2019-2024)

Pada akhir sambutannya, Bupati Flotim menghimbau dan mengajak seluruh komponen masyarakat Flores Timur untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban dalam kehidupan sehari-hari.

Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Kabupaten Flotim Masa Jabatan 2019-2024 ditutup pkl. 10.30. **